Langsung ke konten utama

Doa Para Nabi dalam Al Qur'an

"Segala Puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba Nya Kitab Al Qur'an ...." 
Kalimat di atas merupakan penggalan surat Al Kahfi (QS 18 : 1)

Pasca Ramadhan yang lalu, saya memutuskan untuk membaca kembali terjemahan Al Qur'an (terakhir baca terjemahan 30 juz penuh semasa kuliah tingkat akhir), sebagai bentuk ikhtiar untuk lebih mengetahui (walau belum semuanya dipahami) isi Kitabullaah tsb.

Hasilnya, teringat kembali bahwa sudah banyak doa yang dicontohkan para Nabi atas berbagai situasi yang dihadapi manusia.

Allah SWT berfirman :

“Berdoalah kalian kepada-Ku, maka Aku kabulkan permohonanmu”  (Al Gafhr : 60)

Berikut beberapa doa yang boleh jadi sudah terbiasa kita ucapkan namun belum kita pahami artinya : 

Doa Nabi Adam As :

 "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi" (QS. Al-A'raf: 23).

Doa Nabi Nuh As :

Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakikatnya). Kalau Engkau tidak mengampuniku, niscaya aku termasuk orang yang merugi" (QS. Hud: 47)

Doa Nabi Ibrahim As :

Artinya: 
"Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami orang yang berserah diri kepada-Mu, dan anak cucu kami, umat yang berserah diri kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan ibadah kami dan terimalah taubat kami
Sungguh, Engkaulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang"
(QS. Al-Baqarah, 127-128)

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Tuhan kami, terimlah doaku. Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan orang-orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari kiamat)" (QS. Ibrahim 40-41)

Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shaleh” (QS Al-Syu’ara’, 83-85)

Artinya: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (keturunan) dari orang-orang yang shaleh" (QS. al-Shaffat, 100)

Artinya: "Ya Tuhan kami, hanya kepada-Mu kami berserah diri, dan kepada-Mu kami bertaubat dan hanya kepada-Mu kami kembali. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami, Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana" (QS. Al-Mumtahanah, 4-5)

Doa Nabi Musa As : 

Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuanku dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku" (QS. Thaha, 25-28)

Doa Nabi Sulaiman As :

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh” (QS Al-Naml, 19)

Doa Nabi Yunus As :

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim” (QS Al-Anbiya’ 87)

Doa Nabi Ayyu As :

Artinya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang" (QS Al-Anbiya’ 87)

Doa Nabi Zakaria As :

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik di sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa" (QS. Ali Imran: 38)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BELAJAR ISLAM DI USIA SETENGAH ABAD #3 : MENCETAK GENERASI PERADABAN DARI RUMAH

Bismillaahirrahmaanirrahiim Kajian Halaqah Cinta Ustadz Ransi Al Indragiri Peradaban dimulai dari rumah, sesuai firman Allah di dalam Q.S. Al Jumuah ayat 2, bahwa Allah mengutus Rasul yang ummi (tidak bisa baca dan tidak bisa menulis) , ummi  juga berarti bahwa Rasul menyebarkan ajarannya di Madinah.  Karena masyarakat Madinah saat itu merupakan masyarakat yang tertinggal dibanding daerah lain seperti Mekkah, Yaman dll, dan tidak memiliki peradaban. Dan setelah Rasulullaah menyebarkan Islam di Madinah, akhirnya Madinah menjadi kota yang diperhitungkan, maju peradabannya ,dan jadi pusat peradaban Islam. Apa yang dilakukan Rasulullah di Madinah ? 1. Membangun Masjid sebagai pusat Ibadah,  pusat pendidikan, tempat silaturahim 2. Mempersaudarakan antara Kaum Ashar dengan Kaum Muhajirin 3. Membuat perjanjian dengan non muslim  Muncul hadits di Madinah : " Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam be...

Memaknai Perjalanan Haji (Part 1)

Bismillaah Memasuki bulan Dzulqa'dah 1447 H , jadi teringat kembali masa persiapan berangkat haji saya dan suami di tahun 2025. Haji di tahun 2025 adalah tahun pertama pengelolaan haji yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya. Chaos ? Ya , pastinya ada beberapa hal yang membuat jama'ah mengalami ketidakjelasan informasi dan ketidakpastian. Apa yang dirasakan saat itu? Cemas ada , nangis ada, kesal ada tapi alhamdulillaahnya buat saya pribadi ga berlarut, bahkan boleh dibilang dalam hitungan jam di beberapa hari sebelum berangkat. Kuncinya apa? Serahkan kembali pada Yang Maha Pengatur , Yang Kuasa atas semua yang hadir di kehidupan manusia.  Hasilnya ? Kami menjalani perjalanan haji dengan hati lapang, bahagia, optimis. Buat saya yang terbiasa merencanakan segala sesuatu termasuk dalam melakukan trip, persiapan haji pun termasuk yang sudah direncanakan sejak berbulan-bulan bahkan mungkin 2-3 tahun sebelumnya. Kok segitunya banget?   Alasannya ... Pertama : Ibadah haji adala...

Life is About Connecting the Dot(s)

Baru menyadari beberapa bulan ini, kalau peristiwa di masa lalu ternyata mempengaruhi kehidupan kita di saat ini. Tidak ada yang kebetulan, kita harus mengalami apa di masa lalu ? melalui proses apa? bertemu dengan siapa ?  Tetapi satu hal yang perlu diyakini, kita tidak pernah menjalaninya sendiri, minimal selalu ada Yang Maha Penentu Takdir sebagai tempat kita bergantung, ditambah dukungan dan doa dari keluarga dan teman2 hebat yang dipertemukanNya. What an amazing life. Alhamdulillaah ala kulli hal. Wondering which dots will impact to the future. Hope we always be the better person each day ❤ #PersonalGrowth #SelfGrowthJourney #LetsGrowTogether #BetheBetterYouEachDay