Langsung ke konten utama

Ramadhan Daily Reflection



Alhamdulillaah, tahun ini saya diberikan banyak waktu untuk bisa berjeda, mencoba merefleksikan diri dari apa yang sudah dijalani. 

Tidak ketinggalan juga selama Bulan Ramadhan, mencoba membuat pertanyaan refleksi harian, sebagai salah satu upaya berintrospeksi, sekaligus memotivasi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari.

Berikut 30 pertanyaan refleksi harian yang mudah-mudahan bisa membantu memperbaiki kualitas ibadah selama Bulan Ramadhan :

1 Apa yang berbeda dari 1 Ramadhanmu kali ini ?

2 Apa yang ingin kamu dapatkan dari Ramadhan tahun ini ?

3 Pembelajaran apa yang bisa diambil dari Ramadhan tahun lalu agar Ramadhan kali ini lebih baik ?

4 Apa yang berbeda dari aktivitas waktu Shubuh mu selama Ramadhan ?

5 Sudah memasuki hari ke-5 Ramadhan, apa yang dirasakan sejauh ini ?

6 Seperti apakah kalian menghidupkan malam Ramadhan kali ini ?

7 Kebaikan apa yg sudah berjalan di seminggu Ramadhan ini ?

8 Ada tantangan apa yang dialami selama seminggu di Bulan Kesabaran (Syahru Shobri) ini ?

Dalam dirimu terdapat dua sifat yang Allah suka yaitu al-hilm (tidak cepat marah) dan al-anaah (tidak tergesa-gesa).” (HR. Muslim, no. 20)

9 Bagaimana semangat dan aktivitas sosialmu di Bulan Ramadhan yang juga disebut sebagai bulan sosial / kedermawanan (Syahrul Muwasah) tahun ini ?

10 Sepuluh hari pertama di bulan penuh kenikmatan (Syahru A'laa') sudah kita jalani, apa yang membuatmu lebih bersyukur ?

11 Belajar dari 10 hari pertama di Bulan yang penuh rahmat (Syahrur Rahmah) ini, ibadah apa yang masih ingin  diperbaiki di 20 hari berikutnya ?

12 Apa yang dibutuhkan agar lebih semangat ber-amal ibadah di sisa 20 hari bulan yang penuh berkah (Syarul Mubarak) ini ?

13 Bagaimana keterlibatan orang-orang di sekitar dalam mendukung target ber-amal ibadah kita selama di bulan puasa (Syahru Shaum) ini ?

14 Menuju pertengahan bulan, bagaimana pencapaian  target ibadah Ramadhan mu sejauh ini?

15 Hal baru apa yang disadari muncul selama Bulan Ramadhan ini dalam membantu pencapaian target pribadimu ?

16 Aktivitas baru apa yang hadir di Bulan Ramadhan ini yang memberikan dampak terhadap perilaku keseharianmu ?

17 Memperingati Nuzulul Quran, seberapa optimis bisa mengkhatamkan bacaan Quran di Bulan turunnya Qur'an  (Syahrul Qur'an) ini ?

إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan." (QS. Al-Qadr [97]: 1)

18 Sejauh mana kemampuan kita dalam mengamalkan bacaan Quran ?

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Artinya: Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). (QS. Al Baqarah ayat 185)

19  Ada tantangan  apa dalam mengamalkan isi Al Quran ?

20 Langkah apa yang akan dilakukan untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam mengamalkan  Qur'an?

21 Bagaimana persiapan diri untuk mendapatkan kesempatan malam Lailatul Qadar ?

"Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?"

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seriu bulan."

(QS Al Qadr 2-3)


22 Kebiasan baru apa yang sudah terbentuk selama 21 hari di Bulan Ramadhan ini ?

23 Manfaat apa yang dirasakan diri dan orang sekitar dari munculnya  kebiasaan baru yang telah dibangun di Bulan Ramadhan ini?

24 Bagaimana kemungkinan kebiasaan baik baru yang muncul di Bulan Ramadhan ini dapat diterapkan secara konsisten di bulan berikutnya ? Seberapa penting perlu dilanjutkan ?

25 Hal  terpenting apa  yang disadari perlu terus dipertahankan selama menjalani aktivitas di Bulan Ramadhan ini, yang bisa dilanjutkan di bulan berikutnya ?

26 Apa yang bisa direfleksikan dari proses pencapaian target ibadah mu di Bulan Ramadhan tahun ini?

27 Dari pembelajaran selama Ramadhan tahun ini, seberapa optimis bisa istiqamah untuk beramal ibadah di bulan-bulan berikutnya ?

28 Hal apa yang paling ingin dihentikan, yang bisa membantu lebih istiqamah dalam beribadah setelah Bulan Ramadhan ?

29 Perasaan apa yang muncul menuju penghujung Ramadhan ?

30 Self Reward seperti apa yang akan diwujudkan atas percapaian target ibadah Ramadhanmu kali ini? 

Semoga bermanfaat ❤

#BetheBetterYouEachDay

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BELAJAR ISLAM DI USIA SETENGAH ABAD #3 : MENCETAK GENERASI PERADABAN DARI RUMAH

Bismillaahirrahmaanirrahiim Kajian Halaqah Cinta Ustadz Ransi Al Indragiri Peradaban dimulai dari rumah, sesuai firman Allah di dalam Q.S. Al Jumuah ayat 2, bahwa Allah mengutus Rasul yang ummi (tidak bisa baca dan tidak bisa menulis) , ummi  juga berarti bahwa Rasul menyebarkan ajarannya di Madinah.  Karena masyarakat Madinah saat itu merupakan masyarakat yang tertinggal dibanding daerah lain seperti Mekkah, Yaman dll, dan tidak memiliki peradaban. Dan setelah Rasulullaah menyebarkan Islam di Madinah, akhirnya Madinah menjadi kota yang diperhitungkan, maju peradabannya ,dan jadi pusat peradaban Islam. Apa yang dilakukan Rasulullah di Madinah ? 1. Membangun Masjid sebagai pusat Ibadah,  pusat pendidikan, tempat silaturahim 2. Mempersaudarakan antara Kaum Ashar dengan Kaum Muhajirin 3. Membuat perjanjian dengan non muslim  Muncul hadits di Madinah : " Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam be...

Nihon Trip - 4 : Disiplin dan Tepat Waktu

  Jepang sejak lama dikenal akan budaya disiplin dan tepat waktu dalam segala hal. Hal ini sangat kami rasakan saat berada di sana, dan buat saya yang menjunjung tinggi kedisiplinan, hal ini menjadi hal yang menyenangkan untuk dinikmati karena merasakan kemudahan sebagai hasil dari kebiasaan tersebut. Ketepatan waktu bukan hanya pada  jadwal bis, kereta, shinkansen, tetapi juga termasuk di dalamnya jadwal buka tutup toko dan resto 😃. Untuk jadwal bis biasanya tersedia di standing board tempat kita naik, atau di papan informasi untuk halte  yang ada tempat berteduh (biasa dilengkapi kursi).  Antrian panjang menjadi pemandangan umum yang terlihat di sana. Antrian naik bis, naik kereta, naik taksi, pembelian atau isi ulang kartu kereta, pembayaran di kasir, penggunaan vending machine, kedai makanan (biasanya antrian panjang ditemukan saat pembukaan gerai produk makanan baru 😅)  bahkan saat pembelian popcorn semua dilakukan dengan tertib. Mungkin karena sudah terb...

Nihon Trip - 12 : Oleh-oleh

Membeli buah tangan itu buat saya adalah berbagi kebahagiaan yang saya rasakan saat berkunjung ke suatu tempat. Begitu juga saat berkunjung ke negeri sakura. Buat yang mau beli cemilan2 dalam jumlah banyak disarankan belanja di toko grosiran seperti Don Quijote yang cabangnya cukup banyak dan ada di beberapa kota. Kami mendatangi salah satu yang terbesar di area Shibuya : Mega Don Quijote. Di lokasi ini dijual berbagai macam barang. Namun untuk souvenir seperti magnet tempelan kulkas, kipas, dompet , sapu tangan harganya menurut saya lebih mahal dari barang yang dijual online dan jenisnya tidak banyak. Bagi turis yang berbelanja di atas 5500 yen akan dikenakan tax free asal menunjukan paspor untuk di scan di mesin yang ada di kasir. Harga barang yang tertera di rak sudah termasuk pajak. Lokasi pembayaran khusus tax free di Mega Don Quijote berada di lantai paling atas. Souvenir made in Japan asli harga memang mahal, tetapi kualitasnya tidak diragukan. Awalnya penasara melihat souvenir...