Langsung ke konten utama

Postingan

Memaknai Perjalanan Haji (Part 1)

Bismillaah Memasuki bulan Dzulqa'dah 1447 H , jadi teringat kembali masa persiapan berangkat haji saya dan suami di tahun 2025. Haji di tahun 2025 adalah tahun pertama pengelolaan haji yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya. Chaos ? Ya , pastinya ada beberapa hal yang membuat jama'ah mengalami ketidakjelasan informasi dan ketidakpastian. Apa yang dirasakan saat itu? Cemas ada , nangis ada, kesal ada tapi alhamdulillaahnya buat saya pribadi ga berlarut, bahkan boleh dibilang dalam hitungan jam di beberapa hari sebelum berangkat. Kuncinya apa? Serahkan kembali pada Yang Maha Pengatur , Yang Kuasa atas semua yang hadir di kehidupan manusia.  Hasilnya ? Kami menjalani perjalanan haji dengan hati lapang, bahagia, optimis. Buat saya yang terbiasa merencanakan segala sesuatu termasuk dalam melakukan trip, persiapan haji pun termasuk yang sudah direncanakan sejak berbulan-bulan bahkan mungkin 2-3 tahun sebelumnya. Kok segitunya banget?   Alasannya ... Pertama : Ibadah haji adala...

BELAJAR ISLAM DI USIA SETENGAH ABAD #3 : MENCETAK GENERASI PERADABAN DARI RUMAH

Bismillaahirrahmaanirrahiim Kajian Halaqah Cinta Ustadz Ransi Al Indragiri Peradaban dimulai dari rumah, sesuai firman Allah di dalam Q.S. Al Jumuah ayat 2, bahwa Allah mengutus Rasul yang ummi (tidak bisa baca dan tidak bisa menulis) , ummi  juga berarti bahwa Rasul menyebarkan ajarannya di Madinah.  Karena masyarakat Madinah saat itu merupakan masyarakat yang tertinggal dibanding daerah lain seperti Mekkah, Yaman dll, dan tidak memiliki peradaban. Dan setelah Rasulullaah menyebarkan Islam di Madinah, akhirnya Madinah menjadi kota yang diperhitungkan, maju peradabannya ,dan jadi pusat peradaban Islam. Apa yang dilakukan Rasulullah di Madinah ? 1. Membangun Masjid sebagai pusat Ibadah,  pusat pendidikan, tempat silaturahim 2. Mempersaudarakan antara Kaum Ashar dengan Kaum Muhajirin 3. Membuat perjanjian dengan non muslim  Muncul hadits di Madinah : " Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam be...

BELAJAR ISLAM JELANG SETENGAH ABAD #2 : MENGHADIRKAN SYURGA DI RUMAH

Bismillaahirrahmaanirrahiim ... Kajian Ustadz Dr. Okhrisal Eka Putra, Lc, M.A    - via Youtube Ruang Bunda   Memilih pasangan berumah tangga agar melihat 4 hal : Kecantikannya Kekayaannya Keturunannya Yang terpenting agamanya   Mencari ketertarikan dari pasangan dari hal yang disukai Allah, agar bisa mencintai karena Allah. Allah menciptakan laki-laki dan perempuan berbeda secara fisik, otak, termasuk emosi. Otak tengah wanita   lebih tebal dari laki-laki maka ketersambungan otak kiri dan kanan agak lama. Hal ini harus dipahami karakter pasangan. Sebagai contoh, saat mengalami emosi wanita tidak mudah fokus. Sedangkan laki-laki jika sedang fokus, kemampuan indranya menurun.   Buat para lelaki yang berumah tangga Qur’an sudah memberikan panduan dalam memperlakukan istri :  “ Pergaulan istrimu dengan cara yang ma’ru f” (Q.S Al-Baqarah : 228) Buat perempuan yang ingin mencari calon suami, ingat nasehat Buya Hamka : “ Jika ingin melihat orang beriman, liha...

BELAJAR ISLAM JELANG SETENGAH ABAD #1 : BERTEMU DI DUNIA, BERKUMPUL DI AKHIRAT

Bismillaahirrahmanirrahiim ... Kajian Ustadz Here Ghulam    - via Youtube Ruang Bunda   TIPS AGAR PERTEMUAN ANTAR ANGGOTA KELUARGA / KERABAT TIDAK HAMBAR :   Saat suami isti LDR : " Jika salah seorang dari kalian tiba (dari perjalanan) janganlah kalian pulang ke rumah keluargamu tengah malam, supaya keluarga yang ditinggalkan dapat bersiap-siap dan menyisir rambut (menyambut kedatanganmu )." HR Muslim Tanyakan pada angola keluarga tentang seperti apa diri kita di mata mereka  ? Agar tetap satu visi misi dan tujuan berkeluarga dengan suami : Biasakan ngobrol tentang iman, termasuk iman terhadap Hari Akhir   Iman keypads Hari Akhir membentuk Keterarahan   Q.S Ath Thur : 21 “ Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya ”   Kondisi keluarga di...

Refleksi Tahun 2023

Tahun 2023 bagi saya menjadi Self Growth Journey Year. Apa yang berbeda dari tahun sebelumnya?  Tahun 2023 saya jalani dengan aktivitas yang di luar dari rutinitas selama 25 tahun sebelumnya sebagai karyawan korporasi.  Aktivitas belajar dengan berbagai media dan dari banyak orang hebat. Aktivitas mendukung segala urusan keluarga tanpa harus minta ijin dari manajemen kantor. Aktivitas bersama sahabat lama. Tak lupa juga aktivitas spiritual. Banyak suka, berbagai kejutan, dan ada juga duka di jelang akhir tahun. Beberapa target sudah berhasil dicapai, namun masih banyak yang harus terus dikejar. Apa yang perlu diperbaiki ? Perkuat Komitmen, istiqamah / konsisten dan disiplin :  - Komitmen untuk mewujudkan tujuan hidup (Life Purpose) - Konsisten untuk terus bertumbuh. - Disiplin menjalani aktivitas menuju target yang ingin diraih. Apa yang akan dilakukan berbeda di Tahun 2024? - Lebih menjaga fokus, fokus pada pilihan aktivitas menuju pencapaian tujuan hidup. - Mengenali po...

Life is About Connecting the Dot(s)

Baru menyadari beberapa bulan ini, kalau peristiwa di masa lalu ternyata mempengaruhi kehidupan kita di saat ini. Tidak ada yang kebetulan, kita harus mengalami apa di masa lalu ? melalui proses apa? bertemu dengan siapa ?  Tetapi satu hal yang perlu diyakini, kita tidak pernah menjalaninya sendiri, minimal selalu ada Yang Maha Penentu Takdir sebagai tempat kita bergantung, ditambah dukungan dan doa dari keluarga dan teman2 hebat yang dipertemukanNya. What an amazing life. Alhamdulillaah ala kulli hal. Wondering which dots will impact to the future. Hope we always be the better person each day ❤ #PersonalGrowth #SelfGrowthJourney #LetsGrowTogether #BetheBetterYouEachDay

Seberapa Yakin Allah SWT Menyukai Ibadah kita

Dialog Nabi Musa as dan Allah SWT diceritakan dalam kitab   Mukasyafatul Qulub   milik Imam Al-Ghazali. Nabi Musa  As:    Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah yang Engkau perintahkan, manakah antara ibadahku yang Engkau senangi, apakah sholatku, dzikirku, puasaku ? Allah Swt :  Shalatmu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan shalat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar. Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang. Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri. Nabi Musa  As: Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang Ya Allah ? Allah Swt : -- SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIKmu. Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir disampingnya.

Ramadhan Daily Reflection

Alhamdulillaah, tahun ini saya diberikan banyak waktu untuk bisa berjeda, mencoba merefleksikan diri dari apa yang sudah dijalani.  Tidak ketinggalan juga selama Bulan Ramadhan, mencoba membuat pertanyaan refleksi harian, sebagai salah satu upaya berintrospeksi, sekaligus memotivasi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. Berikut 30 pertanyaan refleksi harian yang mudah-mudahan bisa membantu memperbaiki kualitas ibadah selama Bulan Ramadhan : 1 Apa yang berbeda dari 1 Ramadhanmu kali ini ? 2 Apa yang ingin kamu dapatkan dari Ramadhan tahun ini ? 3 Pembelajaran apa yang bisa diambil dari Ramadhan tahun lalu agar Ramadhan kali ini lebih baik ? 4 Apa yang berbeda dari aktivitas waktu Shubuh mu selama Ramadhan ? 5 Sudah memasuki hari ke-5 Ramadhan, apa yang dirasakan sejauh ini ? 6 Seperti apakah kalian menghidupkan malam Ramadhan kali ini ? 7 Kebaikan apa yg sudah berjalan di seminggu Ramadhan ini ? 8 Ada tantangan apa yang dialami selama seminggu di Bul...

Ten Q (Questions) - Quarterly Self Talk

Mengevaluasi pencapaian target triwulanan secara kuantitatif mungkin menjadi hal yang biasa, tapi merenungi sejenak untuk merefleksi apa yang sudah kita capai bisa memberikan rasa yang luar biasa. Saya menyebutnya Ten-Q atau 10 Questions atau bisa dijuga diplesetkan menjadi Thank You. Sepuluh pertanyaan powerful yang bermanfaat untuk memaksimalkan potensi diri.  Pertanyaan Ten-Q ditujukan sebagai bagian dari rasa "terima kasih" untuk diri kita yang telah berupaya sejauh ini :  1 Apa yang dirasakan sejauh ini ? 2 Apa yang sudah tercapai sejauh ini ? 3 Apa yang perlu disyukuri ? 4 Apa yang masih harus diperbaiki ? 5 Apa yang masih bisa ditingkatkan / ditambah? 6 Aktivitas apa yang direncanakan berikutnya ? 7 Siapa yang ingin dilibatkan dalam aktivitas tsb ?  8 Kapan target penyelesaian aktivitas tsb?  9 Bagaimana aktivitas tersebut bisa membantu pencapaian tujuan jangka panjang ? 10 Doa apa yang spefisik ingin dipanjatkan agar aktivitas berikutnya bisa membantu pencapa...

Memaknai Pemikiran Kartini

Setiap wanita memiliki kesempatan berkarya, dan lebih berdaya, namun tetap tidak melupakan kodrat yang merupakan anugrah dari Sang Pencipta. Wanita juga memiliki pilihan, pilihan terbaik sesuai kemampuan dan kelebihan diri, yang dijalani dengan sepenuh hati, tidak perlu dibandingkan dengan apa yang orang lain miliki. Kunci pilihan hanya dua "Aku Mau" atau "Aku Tidak Mau", dan semua ada konsekuensinya. Wahai Perempuan Indonesia, Teruslah berkarya membawa manfaat bukan hanya untuk keluarga, tetapi buat lebih banyak orang. ❤ Selamat Hari Kartini ❤

Ikhtiar, Doa, Sabar & Ikhlas

Manusia adakalanya mengeluh atas situasi yang dia rasakan tidak nyaman atau karena belum mencapai apa yang diinginkan. Wajar saja, namanya manusia. Tetapi juga bukan jadi alasan untuk membiarkannya. Apakah dengan mengeluh masalah kita akan selesai? Apakah dengan mengeluh orang lain akan simpati ? Apakah dengan mengeluh Allah juga akan membantu kita?  Allah memang Kuasa atas segala sesuatu. Manusia bisa meminta apapun kepada Nya. Tetapi kadang apa yang diinginkan manusia tidak serta merta langsung dikabulkan oleh Nya. Dan manusia seringkali tidak mencoba memahami situasi ini. Bahkan tak jarang manusia yang karena ketidaksabarannya melakukan cara yang tidak lazim dan tak sadar sebetulnya merugikan dirinya, demi mendapatkan apa yang diinginkan. Ikhtiar, Doa, Sabar & Ikhlas, mungkin itu kuncinya.  Ikhtiar yang dilakukan pastikan sesuai dengan norma , etika aturan yang berlaku , baik secara duniawi dan dapat dipertanggungjawabkan di akhirat. Doa, kita diajarkan bagaimana cara b...

Start with Why

Kita tau apa itu Shalat. Kita tau bagaimana melakukan Shalat. Tapi sudahkah kita tau kenapa kita harus melakukan shalat ? Apakah hanya karena kewajiban ? Kita tau Puasa itu apa. Kita tau bagaimana dan kapan menjalankan puasa. Tapi sudahkah kita tau mengapa kita berpuasa ? Apakah hanya  karena bagian dari Rukun Islam ? Kita tau Zakat itu apa. Kita tau bagaimana dan untuk siapa zakat diberikan. Tapi sudahkah kita paham mengapa kita diminta mengeluarkan zakat dari sebagian harta kita ? Apakah hanya karena ingin agar harta kita berkah ? Kita tau ibadah Haji itu wajib bagi yang mampu. Kita bisa pelajari bagaimana ibadah haji  dilakukan . Tapi sudahkah kita menyadari mengapa ibadah haji diperintahkan ? Apakah hanya karena dicontohkan oleh para Rasul ? Mengapa ada persyaratan bagi yang mampu ? Mungkin masih banyak lagi "mengapa" lainnya yang belum muncul. Walau dalam beribadah atau urusan beragama, jawaban atas  pertanyaan "Mengapa" belum tentu bisa semua  ki...

New Year Self Talk

Dear Me, How do u do ? How are you doing so far ? Are u happy? Apa yang kamu cari dalam hidupmu ? Apa yang mendorongmu untuk meraihnya ?  Apa ukuran keberhasilan dari capaian itu ?  Seperti apa bayanyan dirimu di masa mendatang ? Apa yang sudah diupayakan untuk mewujudkannya ? Bagaimana kamu menilai dirimu sampai dengan saat ini?  Ada pembelajaran apa dari upaya yang sudah dilakukan ?  Ada tantangan apa dalam meraihnya ? Bagaimana mengatasi tantangan itu ? Jika sudah mengetahui cara mengatasi berbagai tantangan tadi, upaya apa yang akan dilakukan berbeda untuk meraih apa yang kamu cari ?  Bagaimana dirimu mengatur waktu yang tersedia agar bisa digunakan secara optimal ?  Siapa yang bisa membantu mewujudkan tujuan hidupmu ?  Bagaimana dirimu melibatkan orang-orang tersebut dalam meraih tujuan hidupmu ? Bagaimana dirimu mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua yang menginspirasi dan membantu perjalanan hidupmu ?  Bagaimana kamu  melibatka...

Nihon Trip - 12 : Oleh-oleh

Membeli buah tangan itu buat saya adalah berbagi kebahagiaan yang saya rasakan saat berkunjung ke suatu tempat. Begitu juga saat berkunjung ke negeri sakura. Buat yang mau beli cemilan2 dalam jumlah banyak disarankan belanja di toko grosiran seperti Don Quijote yang cabangnya cukup banyak dan ada di beberapa kota. Kami mendatangi salah satu yang terbesar di area Shibuya : Mega Don Quijote. Di lokasi ini dijual berbagai macam barang. Namun untuk souvenir seperti magnet tempelan kulkas, kipas, dompet , sapu tangan harganya menurut saya lebih mahal dari barang yang dijual online dan jenisnya tidak banyak. Bagi turis yang berbelanja di atas 5500 yen akan dikenakan tax free asal menunjukan paspor untuk di scan di mesin yang ada di kasir. Harga barang yang tertera di rak sudah termasuk pajak. Lokasi pembayaran khusus tax free di Mega Don Quijote berada di lantai paling atas. Souvenir made in Japan asli harga memang mahal, tetapi kualitasnya tidak diragukan. Awalnya penasara melihat souvenir...