Langsung ke konten utama

Postingan

Doa Para Nabi dalam Al Qur'an

"Segala Puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba Nya Kitab Al Qur'an ...."  Kalimat di atas merupakan penggalan surat Al Kahfi (QS 18 : 1) Pasca Ramadhan yang lalu, saya memutuskan untuk membaca kembali terjemahan Al Qur'an (terakhir baca terjemahan 30 juz penuh semasa kuliah tingkat akhir), sebagai bentuk ikhtiar untuk lebih mengetahui (walau belum semuanya dipahami) isi Kitabullaah tsb. Hasilnya, teringat kembali bahwa sudah banyak doa yang dicontohkan para Nabi atas berbagai situasi yang dihadapi manusia. Allah SWT berfirman : “Berdoalah kalian kepada-Ku, maka Aku kabulkan permohonanmu”  (Al Gafhr : 60) Berikut beberapa doa yang boleh jadi sudah terbiasa kita ucapkan namun belum kita pahami artinya :  Doa Nabi Adam As :  "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi" (QS. Al-A'raf: 23). Doa Nabi Nuh As : Artinya: "Ya...

Hijrah to The New Normal

Sudah dua kali tahun baru hijriah dilewati dengan situasi pandemi. Ternyata ujian dari Nya belum berakhir. Dan selayaknya momen seperti ini kita renungi, sebagai bagian dari muhasabah diri, atas amal dan ibadah yang dilakukan, sudah cukup kah sebagai bekal kehidupan kita di akhirat nanti. Dua bulan yang lalu menjadi bulan yang melelahkan buat jiwa. Pandemi telah merenggut nyawa para syahid (aamiin) dari lingkungan keluarga, kerabat dan teman terdekat. Tidak patut rasanya untuk mempertanyakan kepada Sang Pencipta atas apa yang terjadi  di seluruh dunia selama 1.5 tahun terakhir ini. Karena sadar diri akan tugas kita di dunia yang belum tuntas dan belum sesuai tuntunan Nya. Hanya bisa berdoa dan memohon kepada Yang Maha Kuasa agar  kelak semuanya menjadi lebih baik. Lebih baik prilakunya , Lebih baik ibadahnya Lebih baik bersyukurnya, Lebih baik bersabarnya Lebih baik berbaginya, Lebih baik rejekinya Lebih baik persiapan bekalnya ... Selamat Tahun Baru Islam 1443 H

Satu Tahun Pandemi Covid 19

Memasuki awal tahun dengan angka cantik, saya memiliki bayangan bahwa tahun 2020 akan menjadi tahun yang luar biasa. Ya, ternyata benar-benar luar biasa. Munculnya pandemi Covid 19 banyak mengubah gaya hidup kebanyakan masyarakat Walau sebelumnya saya pribadi terbiasa melakukan beberapa  pertemuan di lingkungan kantor secara online, di masa pandemi tersebut menuntut proses serupa dengan frekuensi yang lebih banyak. Boring? Buat saya tidak. Karena online atau tidak online hanya masalah media.  Satu-satunya yang membuat tidak nyaman dalam berinteraksi secara online hanyalah masalah kestabilan akses internet. Pandemi mengajarkan banyak hal (at least for me) : 1. Kepercayaan (Building Trust), penting dibangun karena di awal periode sebagian besar kegiatan dilakukan semua dari rumah. Setiap manajer lini harus membangun trust terlebih dahulu agar semua tugas yang diberikan kepada tim dapat diselesaikan sesuai target. Walaupun apa2 yang dilakukan tim tdak terlihat, manajer lini selay...

Men vs Women

Pada dasarnya laki laki dan wanita diciptakan berbeda dari sisi apapun. Namun, keduanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan ridlo Nya dan memiliki hak yang  bernilai sama di sisi Nya dikarenakan ibadah dan amalan yang dilakukannya. But, urusan amal ibadah bukan yang akan kita bahas disini. Kita coba bedah ya beberapa perbedaan wanita dan pria dalam menyikapi sesuatu hal. Yuuuk ... 1. Otak Wanita vs Otak Pria Otak wanita memiliki  corpus collosum , yaitu sekelompok saraf yang menghubungkan belahan otak kanan dan kiri yang cukup besar. Jadi ga usah heran ya kalau wanita itu mempunyai kemampuan komunikasi secara  multi taskin g. Ia dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu dan tidak terfokus pada satu hal saja. Dan bukan hal yang sulit bagi wanita untuk tetap memperhatikan orang-orang dekatnya sembari bekerja. Nah pada pria saraf corpus ini lebih kecil, jadi jangan berharap terlalu banyak agar mereka bisa menjadi multitasking ya 😅. Mereka itu cenderung single...

Sudahkah Kita Bermanfaat Bagi Orang Lain?

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ahmad) Merupakan salah satu hadits favorit saya dan menjadi motivasi terbesar ketika muncul rasa jenuh atau bosan. Karena  hidup di dunia ini hakikatnya selain beribadah kepada Allah SWT, juga bagaimana kita menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi.  Selipkan selalu dalam doa agar kita, anak anak dan keturunan kita diberikan hidayah dan bimbingan oleh Allah SWT untuk selalu diberikan kesempatan dan tergerak membantu sesama dengan ikhlas dan memberikan banyak manfaat bagi makhluk Nya. Kebermanfaatan kita dengan melindungi muslim lainnya insyaa Allah juga bisa mempermudah jalan kita kelak saat melewati "shirathal mustaqim". “Barangsiapa melindungi seorang Mukmin dari kejahatan orang Munafik, Allah akan mengutus malaikat untuk melindungi daging orang itu –pada hari Kiamat– dari neraka jahannam. Barangsiapa menuduh seorang Muslim dengan tujuan ingin mencemarkannya, maka Allah akan menahannya di atas jembatan...

Yoga (Unity)

Saya lupa  kapan tepatnya mulai tertarik untuk memilih Yoga sebagai olahraga yang cocok dengan diri saya. Yang jelas 6 tahun yang lalu diawali dengan diskusi saya bersama salah seorang teman yang waktu itu juga berpikir untuk mengikuti olahraga ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk memiliki momongan. Di bulan Februari Tahun 2014, kami berdua mulai survey ke sanggar / lokasi latihan Yoga untuk mencari instruktur yang bersedia mengajarkan kami di kantor. Secara paralel, kami mengajak beberapa karyawan wanita di kantor untuk mengikuti olah raga tersebut. Diawali dengan hebohnya ber ramai ramai membeli perlengkapan yoga dan mencari ruangan yang pas untuk menjadi tempat latihan, akhirnya tepat tanggal 1 Maret 2014, dibentuklah grup Yoga @Telkom Medan. Peminat awal jumlahnya cukup banyak. Namun olahraga yang membutuhkan konsentrasi dan kesabaran ini memang betul betul menguji kesabaran peserta latihannya 😅. Semakin lama jumlah peminat semakin berkurang, namun peserta yang konsisten berl...

Persiapan Menopause

Artikel berikut saya kutip dari halodoc.com, sebagai pengingat saya yang beberapa tahun lagi berada dalam kondisi  jelita alias jelang lima puluh tahun 😃 × Cepat atau lambat,  semua wanita akan mengalami proses fisiologi berupa menopause. Enggak ada rumusan pasti mengenai waktu berlangsungnya, tapi faktor keturunan biasanya bisa menjadi penanda yang cukup akurat. Nah, masa-masa inilah yang terkadang membuat kaum hawa merasa cemas, sebab mereka akan mengalami sejumlah perubahan biologis pada tubuhnya. Sayangnya, enggak semua wanita bisa menghadapi menopause dengan tenang. Padahal, kamu perlu mengelola datangnya masa tersebut dengan baik guna meningkatkan kualitas hidup. Secara umum, berhentinya produksi telur identik dengan berhentinya masa menstruasi yang membawa banyak masalah “bulanan” bagi wanita. Namun, enggak berarti menopause sama dengan “masa tenang”. Pasalnya, banyak wanita justru mengalami masa luar biasa sulit saat akan memasuki atau baru berada di masa ini. Menurut...